Sunday, October 25, 2015

#2:Jadi Tersangka, Risma Tuntut Klarifikasi Polda dan Kejati

berita islam - #2:Jadi Tersangka, Risma Tuntut Klarifikasi Polda dan Kejati


Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakin ada motif politik dibalik penetapan mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagai tersangka kasus penyalahgunaan wewenang renovasi Pasar Turi.


Didik Prasetiyono Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya yang juga Juru Bicara Tim Kampanye Risma-Whisnu, memastikan hingga pukul 17.00 WIB, pihaknya belum menerima salinan SPDP, baik dari Polda Jatim maupun dari Kejati Jawa Timur.

 Jadi Tersangka, Risma Tetap Didukung Hanura

Terkait kabar adanya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang  menetapkan Risma sebagai tersangka, ini beberapa hal yang disampaikan tim kampanye Risma:

 1. Hingga pukul 17.00 (Jumat 23/10) belum kami terima konfirmasi maupun  salinan SPDP baik dari Polda Jatim maupun Kejaksaan Tinggi Jatim tentang  hal tersebut.

 2. Kabar tersebut (Bu Risma tersangka) ini jelas ada indikasi merupakan  rekayasa untuk menjegal Bu risma dalam pilkada, untuk mempengaruhi opini  masyarakat untuk merusak nama baik yang ujungnya berkeinginan  mempengaruhi agar elektabilitas Risma-Whisnu turun.

 3. Pada prinsipnya kami menghormati proses hukum tapi kami akan melawan  segala bentuk rekayasa, kami akan koordinasikan hal ini dengan DPP PDI  Perjuangan segera.

 4. Upaya penjegalan ini bukan sekali ini saja, tetapi sudah dilakukan  beberapa kali diantaranya penggagalan pencalonan hingga ujungnya adalah  keinginan pembatalan pilkada kota surabaya.

 5. Kami percaya masyarakat bisa menilai siapa yang benar dan ada apa  dibalik peristiwa ini, tentunya kental nuansa rekayasa politik  dihubungkan dengan 47 hari menjelang pilkada Kota Surabaya.

 6. Bu Risma menyampaikan bahwa ini fitnah dan beliau tetap sabar dan  tidak akan berhenti memperjuangkan kebenaran dan juga hak warga Surabaya.

 7. Tim Risma-Whisnu meminta Kapolda Jatim dan Kajati Jatim memberikan  klarifikasi segera duduk masalah ini agar tidak menjadi black campaign  untuk pasangan Risma-Whisnu. (ren)

0 comments:

Post a Comment