Saturday, October 24, 2015

#2:Ini Anak-anak Bos Perusahaan Besar yang Jadi Staf Ahok

berita islam - #2:Ini Anak-anak Bos Perusahaan Besar yang Jadi Staf Ahok


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mempekerjakan sejumlah staf khusus yang ternyata anak-anak dari beberapa petinggi  perusahaan-perusahaan besar, yang berbasis di Jakarta. Salah satunya  adalah
Melvany Kasih.

Ahok, sapaan akrab Basuki mengatakan, Melvany, yang  merupakan putri dari Presiden Direktur PT. Bank Artha Graha  International, Tbk., pada suatu hari mendatangi kantornya di Balai Kota  DKI sambil membawa riwayat hidup dan menyatakan keinginan untuk bisa  membantunya melaksanakan tugasnya sebagai seorang Gubernur.

"Dia mau belajar selama tiga bulan katanya," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jum'at, 23 Oktober 2015.

Ahok mengatakan bahwa ia akhirnya menerima Melvany bekerja  karena ia diketahui pernah bekerja sebagai konsultan di firma konsultan  internasional McKinsey & Company. Melvany, juga diterima terus  bekerja karena Ahok merasa keberadaannya membantunya melakukan tugasnya.

Selain itu, Ahok mengatakan, anak dari bos  perusahaan-perusahaan besar lain seperti putri dari General Manager (GM)  Sinar Mas Group, anak dari bekas Wakil Direktur Lippo Group, Roy  Tirtadji, juga pernah bekerja dengannya.

Ahok membantah keberadaan anak dari bos-bos perusahaan  besar di lingkaran kerja terdekatnya itu turut mempengaruhi keputusan  yang ia buat sebagai Gubernur. Para staf khusus itu tidak memiliki hak  untuk memutuskan sesuatu.

Ahok mengatakan keberadaan staf-staf khusus itu sebatas  membantunya melakukan tugasnya sebagai Gubernur. Bilapun mereka  mengikuti rapat misalnya, tugas mereka adalah melakukan notulensi.  Namun, bila pada saat rapat itu ada sesuatu yang ingin mereka sampaikan,  Ahok mengatakan bahwa ia mendorong mereka untuk menyampaikan asal saran  itu untuk perbaikan.

"Dalam rapat saya bilang, kalau menurut kamu (staf khusus  atau staf magang) saya salah, mari kita berdebat. Saya membangun pola  rapat yang seperti ini," ujar Ahok.

0 comments:

Post a Comment