Jasa layanan ojek digital, Go-Jek nampaknya semakin serius dengan bisnis yang kini sedang dikembangkannya. Setelah beredar kabar kerjasama dengan perusahaan raksasa Google, kini Go-Jek
dikabarkan telah merekrut programmer asing untuk membenahi aplikasi layanannya.
CEO Go-Jek, Nadiem Makarim mengakui jika aplikasi Go-Jek seringkali mengalami masalah atau error. Oleh karena itu, dirinya memutuskan untuk membawa seorang programmer asal India yang sudah terbiasa menangani trafik besar seperti dalam perusahaan tempatnya bekerja dulu.
"Mereka akan menangani backend," ujar Nadiem di sela-sela peluncuran layanan Go-Mart. "Banyak programmer kita yang ingin bergabung ke Go-Jek karena ingin belajar dari programmer India yang kami rekrut."
Sementara itu, saat ini Go-Jek sendiri telah memiliki sebanyak 120 programmer. Dengan kedatangan programmer asal tanah Bollywood ini, Nadien berani menjamin pengguna tak akan mengalami kesulitan lagi saat mengakses layanan Go-Jek maupun layanan jasa lainnya.
0 comments:
Post a Comment